Suatu hari di Keluarga Tommy..
Nyonya Tommy sedang memarahi pembantunya, Ijem, karena masakan yang tersaji di meja makan, nggak sesuai selera nyonya Tommy..
Karena nggak tahan selalu dimarahi, Ijem pun membuka rahasia..
“Maaf nyah, tapi kata tuan, masakan saya lebih enak daripada masakan nyonyah..“
“Apa?!” pekik nyonya Tommy.
“Malah, pelayanan saya di atas ranjang lebih hebat daripada pelayanan nyonyah…” ungkap Ijem.
Maka, tanpa mendengar sepatah kata pun dari suaminya dan tanpa bisa dicegah oleh siapa pun, nyonya Tommy menggugat cerai suaminya.
Di pengadilan…
Ijem maju kehadapan hakim sebagai saksi dari pihak nyonya Tommy..
“Benarkah tuan Tommy telah berselingkuh denganmu, Jem?” tanya hakim kepada Ijem di depan tuan dan nyonya Tommy.
“Nggak benar itu, pak hakim..” jawab Ijem membuat kaget semua orang yang hadir di ruang pengadilan.
“Lalu, kenapa kamu bilang kalau Tuan pernah berkata bahwa pelayananmu di atas ranjang lebih hebat dari Nyonyamu..?” tanya hakim penasaran.
“Bukan tuan yang bilang seperti itu..” jawab Ijem.
“Lalu siapa?” tanya hakim.
“Parto…” jawab Ijem. “Sopir pribadi Tuan Tommy..” katanya lagi.